RUMIT
Aku pikir takkan seberat ini
Aku pikir takkan sehebat ini
Aku pikir takkan jadi begini
Aku pikir prosesnya semudah yang aku yakini
Terlintas tanya di benakku,
"Apakah hanya aku atau juga kamu ?"
Aku bak orang paling dungu
Ya. Dungu dengan pendewasaanku.
Aku sering melihat cerminan diri
Saat ini
Pada proses pendewasaan ini
Namun, aku terhenyak
Aku tersentak
Ternyata aku tak sehebat orang banyak
Batinku terkoyak
Batinku berteriak
Merintih menahan isak
Hanya satu yang terlintas di benak
Mengeluh pada bapak
(Cilacap, 13 Oktober 2018)
Yasisca Shidqin
Aku pikir takkan seberat ini
Aku pikir takkan sehebat ini
Aku pikir takkan jadi begini
Aku pikir prosesnya semudah yang aku yakini
Terlintas tanya di benakku,
"Apakah hanya aku atau juga kamu ?"
Aku bak orang paling dungu
Ya. Dungu dengan pendewasaanku.
Aku sering melihat cerminan diri
Saat ini
Pada proses pendewasaan ini
Namun, aku terhenyak
Aku tersentak
Ternyata aku tak sehebat orang banyak
Batinku terkoyak
Batinku berteriak
Merintih menahan isak
Hanya satu yang terlintas di benak
Mengeluh pada bapak
(Cilacap, 13 Oktober 2018)
Yasisca Shidqin

Komentar
Posting Komentar