ESSAY : Peran Generasi Muda atau Mahasiswa dalam Pembangunan Nasional "Wirausaha, Pembawa Perubahan Perekonomian Indonesia"


Wirausaha, Pembawa Perubahan Perekonomian Indonesia




Salah satu faktor penghambat terbesar pertumbuhan ekonomi di Indonesia adalah angka kemiskinan dan penganguran yang cukup tinggi. Menurut Badan Pusat Statistik (BPS) data kenaikian kemiskinan September 2014 hingga 2015 mengalami kenaikan 0,78 juta orang. Mengacu pada data Badan Pusat Statistik angka total kenaikan pengangguran sebanyak 7,56 juta orang. Menyadari akan hal itu, pemerintah berusaha menekan angka kemiskinan dan pengangguran dengan berbagai upaya agar angka kemiskinan di negeri ini semakin menurun. Termasuk program pemerintah dalam memanfaatkan potensi generasi muda dalam berwirausaha. Program tersebut bertujuan untuk mendorong masyarakat khusunya generasi muda agar lebih pdofuktif dalam mengolah sumber daya alam dan membuka lapangan pekerjaan sendiri. Dengan harapan dapat menyerap tenaga kerja dalam negeri sehingga angka kemiskinan dan pengangguran berangsur menurun.
Sebagai contoh program pemerintah yang paling terkenal adalah Gerakan Kewirausahaan Nasional (GKN) yang mulai dirintis ada tahun 2011. Program tersebut sebagai bentuk kepeduliaan pemerintah terhadap perkembangan usaha yang telah berjalan maupun bagi pemula wirausaha. Biasanya, program GKN diperuntukkan bagi mahasiswa atau alumni dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Sehingga, mahasiswa berwirausaha sudah bukan menjadi hal yang aneh didengar lagi. Bahkan, kini banyak mahasiswa yang sudah memiliki bisnis dan penghasilan sendiri untuk membiayai masa studinya di bangku kuliah. Dengan demikian, harapan pemeritah terhadap generasi muda dalam menciptakan lapangan pekerjaan akan terealisasi.
Dalam rangka meningkatkan kapasitas pertumbuhan ekonomi nasional jumlah wirausaha muda perlu ditingkatkan. Pada tahun 2014, jumlah wirausaha menurut Badan Pusat Statistik (BPS) yang dikutip dari website Ciputra Enterpreneurship mencapai 44,220 juta dari 118,17 juta orang penduduk Indonesia yang bekerja. Dibanding pada tahun 2013 sebanyak 44,01 juta orang, jumlah tersebut mengalami peningkatan.
Dengan adanya peningkatan jumlah wirausaha menurut Badan Pusat Statistik (BPS) tersebut dapat disimpulkan bahwa semangat dan partisipasi wirausahawan dalam meningkatkan perekonomian Indonesia semakin tinggi. Hal ini tidak terlepas dari peran perusahaan swasta yang juga turut memberikan kontribusi yang nyata melalui program beasiswa wirausaha. Diantaranya, Wismilak melalui program Diplomat Succes Challenge, Bank Mandiri melalui program Wirausaha Mandiri, Pertamina melalui program Pertamina Foundation dan masih banyak lainnya. Hal ini mendapat respon positif dari generasi muda, khususnya mahasiswa untuk berkompetisi dalam menciptakan ide serta gagasan bisnis baik di bidang kuliner, produk barang maupun produk kreatif lainnya.
Semakin banyak mahasiswa yang tertarik dengan aktivitas wirausaha. Komunitas kecil hingga besar menjadi wadah untuk menaungi kegiatan mahasiswa entrepreneur. Tiap komunitas memiliki karakter yang berbeda seperti komunitas khusus mahasiswa, muslim maupun komunitas yang sesuai dengan bisnis yang dijalankan.
Dalam komunitas bisnis tersebut, anggota komunitas diajarkan cara mengolah modal, mengembangkan tenanga kerja, meningkatkan produktifitas dan penjualan, hingga mencari jaringan dan investor. Hal-hal tersebut diperlukan oleh pengusaha seperti mahasiswa pemula untuk menjalankan bisnisnya agar sesuai yang diharapkan.
Mengikuti komunitas bisnis memang penting. Namun, bukanlah menjadi jalan satu-satunya untuk memperoleh keberhasilan dalam bisnis. Yang paling penting mahasiswa harus memiliki tekad yang kuat untuk memperoleh keberhasilan dalam bisnis. Tetapi mahasiswa juga harus mengimbangi berbisnis dengan kuliah agar bertambah ilmu yang dimiliki sehingga menambah bekal pengetahuan, keterampilan dan sikap atau jiwa wirausaha. Sehingga dapat berkontibusi besar terhadap pertumbuhan perekonomian Indonesia.

Dengan demikian, upaya pemerintah dalam memanfaatkan potensi generasi muda dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi dapat dimaksimalkan. Apabila jumlah wirausaha tiap tahun meningkat maka otomatis angka kemiskinan dan pengangguran di Indonesia akan senantiasa berkurang dengan adanya solusi yang konkrit. Serta target pemerintah untuk meningkatkan jumlah wirausaha akan  terealisasi. Meski tingkat pertumbuhan perekonomian di Indonesia masih tertinggal dari negara-negara ASEAN tetapi kita harus optimis negara kita mampu mengejarnya.

Komentar