REVIEW NOVEL : Hujan (Tere Liye) by Yasisca Shidqin

Hallo, apa kabar ? Udah lama banget ya, aku ga ngepost di blog ini. Maklum lah, anak kelas XII lagi sibuk-sibuknya persiapan buat UN, TO, Ujian Praktek, Pendaftaran ini lah itu lah jadi agak vakum beberapa bulan. Kali ini sengaja nyempetin karena apa ? Udah ga sabar dan gregetan buat ngasih review novel yang baru beberapa hari selesai dibaca. Awalnya tertarik sama novel ini karena emang tahu dari medsos dan pada rame di facebook, instagram dan kawan-kawan. Alhasil saat ayah ke Semarang sekalian aja minta oleh-oleh novel bang Tere ini. Agak aneh sih sebenernya ya, orang lain pada minta oleh-oleh makanan atau pernak-pernik aku malah minta novel tak apalah mungkin efek kecintaan aku pada novel. Aku dapet novelnya setelah beberapa minggu terbit. Lihat banyak banget comment yang rekomendasikan dan bilang novelnya bagus di medsos jadi makin penasaran. Apalagi dengan judul yang singkat ‘Hujan’ dan sinopsis yang singkat juga bikin penasaran pembacanya. Oke langsung aja ya.

HUJAN (Tere Liye)

Judul : Hujan
Penulis : Tere Liye
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
Tahun terbit : 2016
Tebal : 320 halaman

Sinopsis
*********
Tentang Persahabatan.
Tentang Cinta.
Tentang Melupakan.
Tentang Hujan.
Tentang Perpisahan.

*********

Sedikit pembahasan ceritanya nih.
Ruangan 4 x 4 m2 didesain dengan sederhana dengan teknologi tinggi. Terdapat satu kursi lipat diduduki seorang perempuan berusia lima puluh tahun, Elijah. Dan sofa pendek berwarna hijau diduduki seorang wanita berusia kisaran dua puluh tahun, Lail.
Tepat tahun 2042 terjadi gempa bumi berkekuatan dahsyat menghantam bumi. Semua porak-poranda. Korban jiwa berjatuhan dimana-mana termasuk Ibu dari gadis bernama Lail dan empat kakak dari Esok. Dari situlah awal pertemuan Lail dan Esok alias Soke Bahtera.

*************

Makin penasaran kan ? Dengan sinopsis dan jusul yang singkat Tere Liye mampu membuat penasaran pembacanya. Judulnya menarik juga bikin penasaran. Terus novelnya juga ga terlalu tebel juga ga terlalau tipis. Pas deh pokoknya. Aku selelsai bacanya cuma beberapa hari, itu pun karena dipotong bikin tugas dan persiapan Try Out. Buat yang penasaran sama novelnya nih aku kasih fotonya.



 Di bagian awal cerita Tere Liye mengangkat tema yang sederhana, awalnya aku juga ga terlalu gimana. Tapi semakin kesini alurnya semakin seru dan menarik. Kalau penasaran itu udah jangan ditanya lagi. Perasaan kita bakalan bener-bener diaduk-aduk disini. Bikin baper deh pokoknya. Disini juga Tere Liye mengambil latar belakang tahun sekitar 2042 sampai 2050 jadi teknologinya udah canggih. Mulai dari pelayanan robot, mobil terbang dan yang lain. Keren banget deh imajinasi Tere Liye. Seakan ga pernah habis sama ide-ide kreatif. Di ending makin dibikin baper, endingnya ga bisa ditebak. Kalau boleh nih ya, pengen lanjut terus ceritanya. Masih seru dan penasaran sama kelanjutannya. Selesai baca novel ini wah, jleb banget. Perasaan aku belum terlepas dari alur novel. Duh keren deh pokoknya. Ga nyesel deh kalau baca novel ini. Bukan promosi, tapi ya emang bener sih.
Sekian dulu ya, pembahasan novel Hujan (Tere Liye) kali ini. Semoga bisa membantu.
Wasalam.

Komentar